Belajar otomotif yang mudah dan murah

ALAT BAHAN
  • Alat Penyangga
  • Penyangga tiga Kaki
  • Kotak Alat
  • Kunci Sok
  • Alat Khusus Pembuka Ball Joint
  • Alat khusus pengepres pegas koil
  • Alat khusus pemegang dudukan pegas
  • Kunci momen
  • Kunci roda
  • Mobil atau stand aksel
  • Vet
  • Lap

KESELAMATAN KERJA

  • Jangan bekerja dibawah mobil, bila tanpa penyangga yang benar.
  • Jangan membongkar peredam getaran yang didalam silinder penuh dengan gas bertekanan tinggi.
  • Jangan membuka mur penahan batang torak, sebelum pegas koil dipres dengan alat khusus.

Komponen – komponen peredam getaran roda depan


  • Naf suspensi
  • Dudukan pegas
  • Karet Bemper
  • Karet Pelindung
  • Pegas Koil
  • Peredam getaran
  • Nakel Kemudi
  • Pipa rem
  • Kaliper rem

Sebelum melakukan pembongkaran komponen – komponen suspensi, terlebih dulu lakukan pemeriksaan seperti

J.S 60 45 10 59

Pembongkaran

  • Angkat mobil (bagian bodi) dengan dongkrak atau lift.
  • Lepas roda depan.
  • Lepas kaliper rem dan ikat dengan kawat pada bodi
  • Lepas pipa rem, bila perlu Lepas ball joint tie – rod dari lengan nakel kemudi
  • Lepas pin pengunci dan mur poros penggerak
  • Lepas mur pengikat ball joint lengan bawah
  • Beri tanda pemasangan pada pemegang nakel kemudi dengan eksenter penyetel camber
  • Lepas kedua baut pengikat nakel kemudi
  • Lepas nakel kemudi dari poros penggerak, (ikat dengan kawat poros penggerak pada bodi).
  • Lepas ketiga mur pengikat peredam getaran pada bodi
  • Lepas unit peredam getaran
  • Jepit unit peredam getaran pada ragum

Terlebih dulu pasang baut dan dua mur diantara pemegang nakel kemudi.

  • Tekan pegas koil dengan alat pengetes sampai karet penahan bebas
  • Lepas mur pengikat naf suspensi dari poros peredam getaran.

Gunakan alat khusus pemegang dudukan pegas koil, agar mur pengikat tidak ikut berputar bersama – sama poros

  • Lepas naf suspensi, dudukan pegas, karet penahan dan bemper.
  • Perhatikan posisi dan susunannya komponen tersebut.
  • Lepas pegas koil bersam – sama alat pengepres
  • Periksa peredam getaran lihat J.S 62 20 25 25

– Bila peredam getaran bocor atua rusak, jangan memperbaiki dengan mengisi cairan lagi

– Ganti peredam getaran yang bocor dengan satu unit peredam getaran baru.

– Peredam getaran berisi gas

Hindarkan batang torak yang terentang dari benturan atau kotoran, agar batang torak selalu bersih dan tidak lecet

Cara memeriksa :

Saat batang torak ditekan tahanannya sangat berat danbila dilepas batang torak secara perlahan – lahan kembali terentang sampai batas maksimum, berarti baik saat batang torak di tekan tahanannya ringan dan bila di lepas tidak kembali, brati ada kebocoran gas dan harus diganti.

Ciri peredam getaran berisi gas :

  • Batang torak selalu terentang
  • Gaya tekan sangat kuat dibanding dengan peredam getaran berisi cairan
  • Habis ditekan batang torak akan kembali terentang perlahan – lahan
  • Pada tabung pengantar tidak terdapat baut penahan batang torak bila baut bocor/rusak harus diganti dalam satu unit.

Jika peredam getaran diganti atau dibuang buatlah lubang diameter 2 – 3 mm diatas pemegang nakel kemudi dengan jarak 10 mm. Hati-hati saat membuat lubang pada tabung penghantar, karena serpihan logam dapan terbang terkena gas didalamnya.

Cara Memperbaiki Peredam Getaran Berisi Cairan

Lepas baut penahan poros dengan kunci pas khusus.

Lepas sil, poros dan keluarkan cairan dari dalam tabung penghantar.

(Bersihkan bagian dalam tabung!) Masukkan unit peredam getaran baru ke dalam tabung penghantar. Pasang dan kncangkan baut penahan dengan kunci pas khusus.

Pemeriksaan

  • Periksa keretakan di sekitar lubang baut pemegang nakel kemudi

 

Bila pemegang nakel retak, jangan di las. Tetapi ganti pemegang nakel bersama – sama tabung penghantar.

 

 

 

 

  • Periksa keretakan dudukan pegas koil, bila retak ganti.
  • Periksa keretakan / kerusakn akibat korosi pada bodi tempat tiga baut penunjang naf suspensi, bila retak / rusak perbaiki dengan las.
  • Kondisi karet penahan, karet penutup debu dan bemper, bila rusak ganti.
  • Kondisi bantalan naf suspensi, bila macet atau aus ganti.

Pemasangan

  • Langkah pemasangan adalah kebalikan pembongkaran. Komponen – komponen yang diperhatikan.
  • Komponen – komponen yang dipasang harus bersih.
  • Komponen kanan dan kiri jangan sampai tertukar.
  • Pasang pegas koil yang masih dipres pada tabung pengantar dan perhatikan ujung pegas koil harus berpasangan dengan alur pada dudukan bawah.

  • Pasang dudukan pegas koil

  • Tanda “out” mengarah ke bagian luar kendaraan
  • Lubang alur dudukan pegas harus berpasangan dengan poros peredam getaran
  • Momen pengencangan mur pengikat naf suspensi: 47,5 Nm.

 

 

  • Posisi pemasangan peredam getaran pada bodi

  • Tiga baut penahan peredam getaran terpasang pada tiga lubang pada bodi bagian depan.
  • Satu lubang pada bodi disumbat
  • Beri vet secukupnya pada bantalan dan jangan lupa memasang karet penutup debu
  • Momen pengencangan mur pengikat 17,5 Nm.

 

 

  • Kembalikan tanda pemasangan penyetel camber pada posisi semula
  • Momen pengencangan

–    Baut pengikat nakel kemudi   : 145 Nm.

–    Baut pengikat kaliper                : 90 Nm.

–    Mur Ball Joint tie – rod            : 50 Nm.

  • Periksa sudut camber dan caster lihat JS. 62    20   15   05 dan 62
  • Bila melepas pipa rem lakukan pembuangan udara!

Komponen lengan bawah dan batang stabilisator

  1. Lengan bawah
  2. Ball Joint
  3. Batang Stabilisator
  4. Bantalan kare
  5. Klem
  6. Bodi
  7. Bushing Karet
  8. Baut Penahan

 

 

Pembongkaran

  • Lepas Ball Joint dari nakel kemudi
  • Lepas mur dan baut pengantar stabilisator pada lengan bawah
  • Perhatikan! Susunan bantalan karet dan cincin penahan stabilisator.
  • Lepas klem pengikat bushing karet lengan bawah.
  • Lepas baut engsel lengan bawah pada bodi bagian depan.
  • Lepas lengan bawah.

Pemeriksaan

  • Keausan atau kerusakan bushing karet dapat diketahui saat melakukan pemeriksaan awal sebelum dibongkar atau sudah dibongkar, bila bushing karet aus atau rusak ganti.

Cara mengganti bushing karet

 

 

 

 

Pemasangan

  • Langkah pemasangan kebalikan dari pembongkaran
  • Perhatikan, susunan pemasangan bantalan karet stabilisator

  1. Batang stabilisator
  2. Baut penahan
  3. Lengan Suspensi
  4. Bantalan karet

 

 

 

  • Momen pengencang: Mur ball joint nakel kemudi
  • Periksa toe – in dengan standar 0 ± 1 mm, bila tidak sesuai lakukan penyetelan lihat JS.          60        45            10        82

Langkah pembongkaran, pemeriksaan dan pemasangan suspensi belakang sam halnya dengan suspensi depan yang menggunakan model “Mc. Pherson”

Adapun komponen – komponen yang perlu diperhatikan adalah :

  1. Saat mengatasi peredam getaran belakang
    • Kebanyakan suspensi belakang menggunakan peredam getaran berisi gas.
    • Cara mengatasi perhatikan petunjuk pada halaman 4
    • Posisi pemasangan antara naf suspensi dengan pemegang nakel kemudi.

Sebelum pengencangan mur pengikat, atur dulu posisi naf suspensi dengan pemegang nakel. Baut pada naf suspensi yang paling menonjol harus berada di tengah – tengah pemegang nakel. Kebebasan naf suspensi yang sudah terpasang » 50 dari garis sumbu

  1. Saat mengatasi dua lengan bawah suspensi belakang
    • Sebelum membongkar lengan bawah, terlebih dulu catat posisi atau beri tanda pada eksenter penyetel toe – in dengan bodi.

Eksenter penyetel toe – in hanya terpasang pada lengan bawah bagian belakang

 

 

 

  • Bila baut atau mur pengikat menggunakan cincin plat penahan, maka kaitkan cincin plat penahan pada bodi atau bagian ujung cincin yang menonjol dikaitkan dengan lubang yang ada pada bodi atau lengan.

Tujuannya cincin plat penahan, agar mur pengikat tidak ikut berputar saat dikencangkan.

 

  • Bila semua komponen telah terpasang, turunkan mobil dari lift atau penyangga. Kemudian goncangkan mobil untuk menstabilkan suspensi.
  • Ukur jarak antara setiap pelek roda dengan garis sumbu baut eksenter lengan bawah suspensi belakang.

Kesalahan jarak antara lengan kanan dan kiri tidak boleh lebih 3 mm.

 

 

 

  • Lakukan pemeriksaan toe – in dengan standart 3,8 ± 2 mm, bila toe – in tidak sesuai lakukan penyetelan.
  • Jangan lupa mengontrol pengencangan mur pengikat roda, momen pengencangan baut / mur roda: 100 Nm.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: